Seminar Nasional GERTASI Sulsel Bakal Hadirkan Menteri Pertanian

INIPASTI.COM, MAKASSAR. Seminar nasional digelar Pengurus Wilayah Gerakan Tani Syarikat Islam (GERTASI) kerjasama Aliansi Dosen Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ADPERTISI) dan Universitas Cokroaminoto Makassar (UCM) pada 9 Pebruari 2019 di Makassar.

Nara sumber utama dalam seminar itu adalah Menteri Pertanian RI, Dr Ir Amran Sulaiman, MP. Peserta seminar dari tenaga penyuluh bidang pertanian di antaranya; penyuluh pertanian, perikanan, kehutanan dan perkebunan se-Sulsel.

Demikian ditegaskan Ketua Wilayah Gertasi Sulsel, Dr. Lukman Daris, SP, M.Si kepada media di Makasar, Sabtu (12/1/2019).

Dijelaskan, seminar ini mengusung tema, Eksploirasi Sumberdaya Alam Hayati Indonesia Berbasis Enterpreneurship di Era Revolusi Industri 4.0.

Baca Juga:  Unismuh Pilih Malino sebagai Lokasi Learning Express, Ini Alasannya

“Tampil selaku nara sumber Menteri Pertanian RI, Dr. Ir. Amran Sulaiman, MP. Kepala BRSDMKP KKP RI, Prof Dr R Sjarief Widjaya, Ph.D, FRINA, tandas doktor ilmu pertanian PPs-Unhas ini.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Syarikat Islam, Dr. H. Hamdan Zoelva, SH, MH serta Ketua Umum Pimpinan Pusat GERTASI, Dr. Wahid Erawan, SP, MP.

Topik materi makalah selama seminar di antaranya; perikakan dan kelautan, pertanian, peternakan dan perkebunan, kehutanan dan lingkungan, pertambangan dan energy terbarukan.

Manajemen, ekonomi dan akuntasi, sosial dan humaniora serta pendidikan, tegas Wakil Rektor IV Universitas Cokroaminoto Makassar ini.

Saat ini pendaftar makalah telah mencapai 77 orang berasal dari dosen, peneliti, guru, penyuluh pertanian, kehutanan dan perikanan.

Baca Juga:  Dosen UKIP Makassar Diwajibkan Penelitian dan Pengabdian

Target makalah sebanyak 100 dan akan tercapai menjelang acara diselenggarakan, kata mantan tenaga penyuluh perikanan ini.

Pemasukan abstrak Indonesia untuk seminar pada 15 November-31 Desember 2018. Full Paper, 1 Desember 2018-17 Januari 2019. Review paper, 15 Desember 2018-17 Januari 2019.

“Notifikasi LoA pada 1 Februari 2019 serta pelaksanaan seminar pada 9 Februari 2019,” tegas mantan Pegawai Dinas Perikanan, Kelautan dan Peternakan Maros ini. (nirwan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.