Sosialisasi Nilai-nilai Kebangsaan di Pangkep, Syahar: Mari Kita Kuatkan Pancasila

INIPASTI.COM, PANGKEP, — Dihadapan warga Desa Tondong Kura, Kecamatan Tondong Tallasa Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sabtu (17/07/2021) Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan Syaharuddin Alrif mengakui dirinya kali pertama datang ke Desa tersebut.

Kedatangan politikus Partai NasDem ke Desa Tondong Kura untuk melakukan Sosialisasi Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika atau yang lebih populer disebut dengan Sosbag dan sambil Mengunjungi beberapa kebun porang milik warga Desa Tondong Kura.

Inline Ad

Syahar mengungkapkan dunia saat ini sedang dilanda Pandemi Covid-19. Sehingga dirinya datang ke kabupaten Pangkep dengan prosedur protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Baca Juga:  PPP Rombak Fraksi di DPRD Sulsel

“Sekarang banyak orang takut pada Covid-19,” ujar Syahar.

Pandemi Covid-19 disebut tidak hanya melanda Indonesia namun juga seluruh dunia. Negara-negara di Eropa yang terimbas wabah itu membuat gerak perekonomian di sana menjadi minus. Akibat yang demikian seluruh negara yang terdampak mengalami atau diambang krisis.

”Kita tidak tahu kapan wabah ini berawal dan kapan berakhir,” ujarnya.

Dia bersyukur di Desa Tondong Kura rasa persatuan dan kesatuan terjaga. Syahar mengakui nilai-nilai Pancasila sudah diterapkan oleh masyarakat di Pangkep.

“Mari kita kuatkan Pancasila untuk membangun bangsa dan negara,”tegasnya

Baca Juga:  Datangi Kawasan Mina Padi, Komisi IV DPR dan Kementan Ingin Sleman Menjadi Model Pembudidayaan

Sebagai salah satu kabupaten yang berada di Sulawesi Selatan, Syahar mendorong agar Desa Tondong Kura terus maju dan berkembang. Agar kabupaten ini berkembang baik di bidang pertanian maupun bidang keagamaan, dirinya mendorong agar pemerintah kabupaten setempat untuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. “Harus bersinergi dengan semua komponen yang ada,”paparnya.

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.