INIPASTI.COM, MAKASSAR-Dosen tetap Universitas Muhammadiyah Makassar, Asis Nojeng, S.Pd. M.Pd berhasil meraih gelar doctor (S3) pada Program Studi Pendidikan Bahasa , Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar, di Kampus UNM, Selasa 30 Januari 2018.
Asis Nojeng dalam disertasinya mengkaji nilai syair royong dan relevansinya dengan pembelajaran muatan lokal, di tiga sekolah dasar di Takalar, yakni SD Negeri 31 Lau, SD Negeri 139 Inpres Benteng Sanrobone, dan SD Negeri 194 Inpres Taipanorang Benteng Sanrobone.
Selama penelitian Asis Nojeng dibimbing oleh Promotor Prof Dr Jufri, M.Pd dan Koopromotor, Dr Kembong Daeng, M.Hum.
Asis Nojeng yang juga adalah penyiar radio Gamasi, melihat syair royong tidak lagi banyak dikenal dimasyaakat dan bahkan sudah hampir punah. Royong ini pada masanya banyak dijumpai di tiga kabupaten yang penduduknya dominan suku Makassar, adalah Gowa, Takalar dan Jeneponto.
Selama meneliti, Asis Nojeng melihat ada tiga nilai yang terkandung didalam syair royong tersebut, yakni nilai personal, nilai social, dan nilai religi. Nilai personal seperti, belas kasih, kepatuhan terhadap orang tua, cerdas dan rajin, mandiri dan lannya.
Sementara nilai sosial seperti, bersikap hati-hati, menjunjung tinggi harkat dan martabat, tidak mengundang bahaya dan lainnya. Serta nilai religi, yakni keimanan, ketaqwaan, , dan ketaatan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Dengan penelitian ini Asis Nojeng berharap kepada pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan atau dinas terkait dapat memperhatikan keberadaan royong dan menjadikan bahan ajar di sekolah terkhusus untuk tingkat sekolah dasar.(nasrullah)










