Tautoto TR: Pembayaran Pajak Lewat ATM Sudah Bisa

Kepala Badan Pendapatan Daerah Sulsel, Tautoto Tanaranggina (Istimewa)

INIPASTI.COM, MAKASSAR –  Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulsel yang membawahi 25 samsat di Sulsel telah melayani pembayaran pajak kendaraan melalui anjungan tunai mandiri (ATM). Ini dilakukan untuk memberikan kemudahan kepada pelanggan samsat agar tak perlu antre di loket untuk membayar pajak kendaraan bermotor (PKB).

Kepala Bapenda Sulsel Tautoto TR ,  mengatakan, pembayaran pajak kendaraan melalui ATM ini merupakan respon dari instruksi Wakil Gubernur (Wagub) Sulsel Andi Sudirman Sulaiman yang melakukan kunjungan ke Samsat Mappanyukki Rabu (12/9) lalu.

Ia menjelaskan, saat itu Wagub meminta agar masyarakat dilayani dengan maksimal. Untuk menghindari antrean di loket makanya diminta samsat membuka pelayanan pajak melalui ATM atau pembayaran nontunai.

Baca Juga:  Agus AN : Peningkatan Koordinasi Menjadi Kunci Keberhasilan Sulsel Turunkan Inflasi

“Saat ini kita sudah melayani pembayaran pajak kendaraan melalui ATM. Ini merupakan tindak lanjut dari instruksi wagub saat melakukan sidak di kantor Samsat Makassar,” kata Kepala Bapenda yang juga Pj Sekretaris Daerah Sulsel ini.

Toto, sapaannya, menambahkan, pihaknya sudah meminta kepada seluruh unit pelaksana teknis atau 25 samsat meningkatkan mutu pelayanan berbasis teknologi, sesuai dengan arahan wagub.

“Mulai hari ini semua kepala UPT memaksimalkan kembali pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) melalui ATM atau melalui mesin electronic data capture (edc) yang telah kita luncurkan beberapa waktu lalu,” katanya.

Ia juga meminta kepala UPT berkoordinasi dengan mitra yakni Bank Sulsel dan pihak kepolisian untuk melancarkan pelayanan pajak melalui ATM.

Baca Juga:  Investor Lirik Kawasan Industri di Bantaeng 

Pembayaran pajak kendaraan melalui ATM diluncurkan Bapenda Sulsel pada November 2017 lalu yang menggandeng Bank Sulselbar. Pembayaran ini bisa dilakukan di ATM bersama di mana saja.

Sementara pembayaran pajak kendaraan lima tahunan tetap dilakukan di samsat induk karena membutuhkan proses registrasi dan identifikasi karena maraknya pencurian kendaraan bermotor.

Tahun ini Bapenda Sulsel ditargetkan pajak kendaraan bermotor sebesar Rp 1,1 triliun lebih yang telah dicapai sebesar 67 persen.

(Iin Nurfahraeni)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.