INIPASTI.COM, TORAJA UTARA – Puncak peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Toraja Utara ke 9 yang dilaksanakan di Lapangan Bakti, Rantepao dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo bersama dengan pendiri Partai Perindo dan CEO MNC Group Hary Tanoesudibyo, Rabu (30/8/2017)
Peringatan Hari Jadi ke 9 Toraja Utara yang mengambil tema, “Pariwisata Sebagai Lokomotif Pembangunan Kabupaten Toraja Utara” menampilkan berbagai kesenian, dan budaya khas daerah tersebut.
Mengawali kegiatan tersebut, dilakukan defile dari 21 Kecamatan yang ada di Toraja Utara dengan menampilkan berbagai hasil bumi yang dimiliki. Selain itu juga ditampilkan Tedong yang bernilai ratusan juta, dari berbagai jenis yang dibawa oleh peserta defile.
Di Toraja sendiri ada beberapa jenis tedong atau Kerbau yang terkenal, diantarnya tedong Saleko yang dibandrol harganya bisa sampai ratusan juta, bahkan Rp 1 miliar.
Ciri khusus dari tedong ini yaitu warna kulitnya perpaduan antara warna dasar putih serta belang hitam, dengan tanduk kuning gading serta bola mata berwarna putih.
Selain itu,ada juga Tedong Bonga, yang nilai jualnya sama dengan Tedong Saleko. Khusus tedong jenis ini, tidak jauh berbeda dengan dengan Tedong Saleko, namun memiliki perbedaan yang mendasar terletak hanya pada warna dasar kerbau, Tedong Bonga berwarna dasar hitam dengan belang putih. Kemudian ada Lotong Boko, tedong jenis termasuk langka, sehingga harganya kadang selisih tipis dari Bonga dan Tedong Saleko.
Khusus Tedong Lotong Boko ini, memiliki ciri khas terletak pada corak/belang hitam yang menutupi punggungnya dengan tubuh berwarna dasar putih. Ada juga Tedong Ballian memiliki ciri, yaitu tanduk yang rentang bisa mencapai 2 meter, dengan badan gempal, serta corak warna hitam ke abu-abuan. Jenis kerbau ini juga cukup langka, sehingga harganya mahal.
Di carnaval tedong tersebut, rata-rata harganya yaitu dari Rp 250 juta sampai Rp 600 juta, disesuaikan dengan jenis dari tedong tersebut. Tedong-tedong ini dihias, mulai kalung di leher dan tanduknya.
Kontes tedong sudah dilaksanakan sebelum puncak HUT Kabupaten Toraja Utara ke 9 di lapangan Bakti.
Sementara itu, salah satu pemilik Tedong Saleko Caman Nanggala menjelaskan, bawah harga tedong yang dimilikinya itu mencapai Rp 500 juta. Perawatannya biasa dimandikan, makanannya berupa jagung dan kacang hijau
“Tedong itu memiliki beberapa jenis, harganya juga berbagai macam yang termasuk kategori mahal yaitu, Salekko,” kata Caman Nanggala.
Sementara itu, salah seorang pemilik tedong yaitu Vier menyebutkan tedong yang dihadirkan ini dibanderol dengan harga Rp 250 juta. Si Manis, Ia menyebut nama tedognya, saat ini telah berumur lima tahun. (Iin Nurfahraeni)










