INIPASTI.COM, BANDAR LAMPUNG — Tim Pakar/Pengkaji kolaborasi Universitas dari UNISMUH Makassar, UNIFA dan UMI hari ini senin 26 Oktober 2026 mengunjungi PT. PLN NUSANTARA POWER Unit Pembangkit Sebalang 2 x 100 MW. Dalam kunjungan ini Tim Pakar/Pengkaji di dampingi oleh Wakil Rektor IV Universitas Bandar Lampung Bapak Dr. Ir Hery Riyanto., M.T. Yang disambut langsung oleh MANAGER PT. PLN NPU Sebalang Prov Lampung bersama jajaran manajemen PT. PLN NPU Sebalang .
Dalam sambutannya MANAGER PT. PLN NPU Sebalang menyampaikan bahwa PT. PLN NPU Sebalang menggunakan bahan bakar utama bersumber dari Batu Bara yang menghasilkan limbah Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) dimana FABA tidak termasuk sebagai limbah B3 berdasarkan PP No 22 Tahun 2021. Pada kesempatan ini manajemen PT. PLN NPU Sebalang juga langsung memberikan pemaparan bagaimana proses terbentuknya Fly Ash dan Bottom Ash (FABA).
Selanjutnya Wakil Rektor IV Universitas Bandar Lampung Bapak Dr. Ir Hery Riyanto., M.T yang membidangi Hubungan Kerjasama dan Komersialisasi, dalam penyampainnya menjelaskan bahwa kunjungannya bersama Tim Pakar/ Pengkaji adalah menjembatani penugasan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Direktorat Hilirisasi dan Kemitraan (DHK) yang dilaksanakan melalui Program Hibah Hilirisasi Riset Prioritas Skema Dorongan Teknologi Tahun 2026 dimana kehadiran Tim Pakar/Pengkaji ini adalah untuk melakukan verifikasi atas kemungkinan komersialisasi Beton Instan (BISA).
Pada kesempatan selanjutnya sambutan juga disampaikan oleh Prof. Dr. Ir. Erniati, S.T., M.T., selaku Ketua Tim Pakar/pengkaji, dalam ulasannya menjelaskan bahwa kunjungannya bersama tim ke PLTU Sebalang Prov Lampung di maksudkan untuk melihat potensi Fly Ash dan Bottom Ash dalam kemungkinannya untuk dijadikan sebagai potensi pengembangan Riset menuju arah Implementasi Produk berupa material konstruksi “Beton Instan Berbasis Limbah Batubara sebagai Material Konstruksi Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan” (Produk BISA) yang dikembangkan oleh tim peneliti Universitas Bandar Lampung (UBL).
Dalam kunjungan ini, Tim Pakar/Pengkaji masing-masing dihadiri oleh Prof. Dr. Ir. Andi Aladin, S.T., M.T. dari Universitas Muslim Indonesia (UMI) sebagai pakar teknis dan proses produksi; Dr. Ir. Muhammad Syarif, S.T., M.T., M.M., M.H., IPM., MPU., ASEAN Eng, dari Universitas Muhammadiyah Makassar sebagai Pakar Legal dan Regulasi; Dr. Maharajabdinul, S.E., M.M. dari UNIFA sebagai pakar pasar dan model bisnis; Dr. Tery, S.Ak., M.Ak. sebagai pakar keuangan dan risiko; serta Dr. Ir. Nur Zaman, SP., M. juga dari UNIFA
Pada kesempatan ini Dr. Ir. Muhammad Syarif, S.T., M.T., M.M., M.H., IPM., MPU., ASEAN Eng, selain sebagai pakar legal dan regulasi secara khusus juga sebagai pakar Material Konstruksi dalam uraiannya menyampaikan pertanyaannya kepada pihak manajemen PT. PLN NPU Sebalang terkait kemampuan kapasistas produksi FABA dalam sebulan yang kemungkinan potensinya dapat dipergunakan sebagai bahan baku produk Beton Instan serta metode perikatan kerjasama yang akan dilakukan oleh para pihak terkait.
Setelah mengunjungi PLN NPU Sebalang, Tim Pakar/Pengkaji melanjutkan kunjungannya ke PT. WIKA Beton Lampung dan diterima langsung oleh Kepala Seksi Quality dan Engineer. Pada kunjungan ini Tim Pakar/Pengkaji membahas kemungkinan dapat atau tidaknya Universitas Bandar Lampung (UBL) membangun kerjasama dalam produksi beton Instan (BISA).
Kehadiran Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar sebagai bagian dari Tim Pakar/Pengkaji yang berkolaborasi dengan Universitas Fajar (UNIFA) dan Universitas Muslim Indonesia (UMI) di harapkan menjadi bagian langkah nyata dalam membangun kampus berdampak yang turut konsen dalam pengembangan hasil penelitian menjadi suatu produk yang memberikan asas manfaat dalam kehidupan masyarakat.










