INIPASTI.COM, GOWA – Guna memberikan pemahaman dasar dan keterampilan teknis mengenai sistem pelayanan publik yang baik pada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa melangsungkan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Teknis Pelayanan Publik. Menurut Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gowa, Chairul Natsir, pelatihan ini dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan, serta tersedianya tenaga pegawai yang memiliki kemampuan dalam pelayanan publik pada masing-masing OPD.
“Tujuan dilaksanakannya pelatihan ini guna memberikan pemahaman dasar dan keterampilan teknis mengenai sistem pelayanan publik dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan, serta tersedianya tenaga pegawai yang memiliki kemampuan dalam pelayanan publik pada masing-masing OPD,” jelasnya pada acara yang berlangsung yang berlangsung di Gedung Balai Diklat Pemkab Gowa, Selasa, (14/3/2017).
Senada dengan itu, Wakil Bupati (Wabup) Gowa, Abd Rauf Malaganni mengatakan bahwa Diklat pelayanan teknis ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan dan sikap untuk dapat melaksanakan tugas secara profesional. Tentunya, kata dia, dilandasi kepribadian dan etika pegawai negeri sipil sesuai dengan kebutuhan instansinya.
“Peserta diharapkan mampu menciptakan optimalisasi prinsip-prinsip pelayanan prima dengan baik dan benar, mampu memberikan pelayanan maksimal sesuai dengan kebutuhan masyarakat, baik yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat maupun tidak langsung, karena pelayanan prima merupakan strategi dalam mewujudkan budaya kualitas dalam pelayanan publik,” jelasnya.
Abd Rauf menambahkan, selain mampu menciptakan optimalisasi, peserta juga harus mampu menunjukkan komitmen yang begitu tinggi terhadap pemberian pelayanan kepada masyarakat. Untuk hal itu menurutnya peserta harus benar-benar membekali diri dalam memberikan Excellent Service atau Costumer Care dalam dunia birokrasi pada Lingkup Pemkab Gowa.
Kegiatan ini melibatkan Widyaiswara dari Pusat Kajian Pendidikan dan Pelatihan Aparatur II LAN Makassar (PKP2A II LAN). Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta dari perwakilan masing-masing OPD dan kecamatan yang bersentuhan langsung dengan pelayanan publik.










