Trump tertinggal dari Clinton dalam jajak pendapat dengan peroleh suara 52% berbanding 42% di Pensylvania, menurut hasil survei Quinnipiac pada Selasa lalu. Negara bagian tersebut merupakan satu dari ajang pertarungan di mana Trump tertinggal sejak konvensi partai dan serangkaian blunder yang dilakukannya.
Seiring kian surutnya peluang untuk meraih kursi Gedung Putih, Trump semakin meningkatkan serangannya terhadap sistem pemilihan yang dia tuding bias dan berat sebelah, hal yang belum pernah dilakukan calon presiden manapun belakangan ini.
Hasil penelitian memperlihatkan hanya segelintir kecil kasus penyimpangan suara yang pernah ditemukan dalam tahun-tahun terakhir, sebagaimana dilansir the Guardian.
Barack Obama Sendiri mengecam tudingan Trump tersebut. “Tentu saja pemungutan suara tidak akan diutak-atik [oleh pemerintah],” katanya kepada para wartawan baru-baru ini. “Apa artinya? Artinya pemerintah pusat tidak menjalankan proses pemungutan suara. Negara bagian dan kota-kota serta masyarakat di seluruh negerilah yang melaksanakan pemilihan presiden, merekalah yang mengatur sistem pemungutan suara dan bilik suara.”
“Dan, Mr. Trump mengatakan bahwa ada teori persekongkolan yang sedang dijalankan di negeri ini, termasuk di Texas, padahal bukan partai Demokrat yang biasanya bertugas di bilik pemungutan suara. Sungguh keterlaluan. Tidak masuk akal sama sekali. Dan, saya kita tidak akan ada orang yang menanggapi hal itu dengan serius.
Presiden menambahkan: “Pemilihan kali ini akan jadi pemilihan sebagaimana yang terjadi pada masa lalu. Dan., saya pikir, kita semua pada titik tertentu dalam kehidupan kita telah bermain olah raga atau mungkin hanya bermain di halaman rumah, atau di bak pasir. Dan, kadang-kadang, bung, kalau mereka kalah, mereka mulai mengeluh bahwa mereka dicurangi. Namun, saya belum pernah mendengar orang mengeluh dirinya dicurangi sebelum permainan berakhir, atau bahkan sebelum skornya dihitung. Karena itu, saran saya, silakan bersaing dan menangkanlah pemilihan.
“Jika Mr Trump unggul 10 sampai 15 poin pada Hari Pemilihan namun dia dinyatakan kalah, maka dia boleh mempertanyakan hasilnya. Tapi, tampaknya, saat ini tidak begitu kenyataannya,” kata Obama yang dilansir the Guardian.










