Usut Dugaan Korupsi DAK Rp 39 Miliar di Enrekang, Benarkah Anak Bupati Ikut Serta?

Sumber: liputan6.com

INIPASTI.COM, ENREKANG – Kasus dugaan korupsi terjadi di rana pemerintah Kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan. Lingkaran Pemuda Antikorupsi Sulsel (Lapak Sulsel) terus mendorong Kejaksaan Tinggi menuntaskan pengusutan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) di Kabupaten Enrekang.

Dugaan korupsi ini, berupa dana proyek yang bergulir sejak tahun anggaran 2015. Dugaan korupsi ini sebesar Rp39 miliar yang berupa proyek pembangunan bendung jaringan air baku Sungai Tabang, Kecamatan Maiwa saat ini masih di meja penyidik.

Inline Ad

Masuk status tahap penyelidikan. Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan terus mendalami adanya keterlibatan Mitra Fachruddin, anak kandung Bupati Enrekang Muslimin Bando, dalam kasus dugaan Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp39 miliar di Kabupaten Enrekang.

Baca Juga:  KPK Nonaktifkan Novel Baswedan & 74 Pegawai Tak Lolos Tes ASN

Dilansir liputan 6.com “Saya sudah dengar semua itu. Kita tunggu saja hasil penyidikan,” kata Kepala Kejati Sulsel, Firdaus Dewilmar.

Disisi lain, Lapak berharap Kejati Sulsel untuk menuntaskan kasus tersebut dan menahan para pihak yang terkait.

Ketua umum sekaligus Jenderal Lapangan Lapak Sulsel, Muh Akmal, pun menuding Bupati Enrekang Muslimin Bando dan anaknya yakni Mitra Fakhruddin MB terlibat dalam kasus tersebut.

Baca Juga:  Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Akhirnya Penuhi Panggilan Penyidik KPK

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Enrekang melalui Dinas Pekerjaan Umum memanfaatkan anggaran tersebut untuk kegiatan yang berbeda. Yakni digunakan membiayai kegiatan irigasi pipanisasi tertutup dan anggarannya pun dipecah menjadi 126 paket pengerjaan yang diduga fiktif.

(Dhirga Erlangga)

(Visited 1 times, 1 visits today)
Bottom ad

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.