Wakapolsek Malangke Sosialisasi Masalah Kenakalan Remaja

INIPASTI.COM, LUWU UTARA –  Wakil Kepala Kepolisian Sektor (Wakapolsek) Kecamatan Malangke Kabupaten Luwu Utara Sulawesi Selatan IPDA Sabaruddin, S.H., M.H. gencar lakukan sosialisasi kamtibmas diseluruh kalangan masyarakat.

Sosialisasi tersebut tidak seperti biasanya Wakapolsek berpangkat IPDA ini telah merambah sekolah-sekolah yang berada di wilayah hukum Polsek Malangke.

Salah satunya SMAN 11 Luwu Utara Kecamatan Malangke menjadi sasaran sosialisasi. Ia langsung menjadi pembina upacara bendera yang digelar, Senin (14/1) bertempat di lapangan SMAN 11 Lutra.

Dalam arahanya, Ia memberikan sosialisasi serta imbauan kamtibmas tentang kenakalan remaja, menolak hoax dan ujaran kebencian serta mendukung kelancaran pemilu 2019.

“Saya imbauagar para pelajar tidak ikut dalam hal -hal yang negatif seperti mengkonsumsi Miras, Narkoba, dan Kenakalan remaja lainnya yang dapat meresahkan masyarakat,” katanya

Baca Juga:  SMPN Wawondula Sukses Gelar Reuni Akbar di Awal Tahun 2019

Selain itu, Sabaruddin juga menyampaikan tentang bahaya Narkoba dan Minuman keras. Karena berawal dari Narkoba dan Minuman Keras banyak kasus kenakalan remaja maupun kejahatan bisa terjadi.

“Kenakalan inilah yang mendominasi para pelajar tersebut. Semua harus ditekan sehingga mampu memberikan kenyamanan dan keamanan pada masyarakat. Jelasnya

Selain itu, Ia juga menjelaskan bahwa anak remaja sangat rentan menjadi pelaku penyebaran hoax atau berita bohong di media sosial.

“Melihat tahun ini merupakan tahun Pemilu tentunya rentan dalam penyebaran berita bohong (hoax). Nah, disinilah peran para pelajar melihat secara jeli dan teliti serta menyaring penyebaran berita hoax di media sosial dan para pelajar diharapkan dapat ikut andil dalam mendukung pemilu 2019 yang aman dan kondusif”ujarnya

Baca Juga:  Jelang Musyawarah Daerah, LDII Luwu Utara Gelar Silaturahim

Sabaruddin juga meminta agar para remaja khususnya pelajar selalu memverifikasi berita yang didapat dari internet. “saya harap para pelajar bisa lebih bijak dalam menggunakan media sosial,”ucapnya

Dengan adanya sosialisasi ini para pelajar mampu mengimplementasikan hal-hal yang positif mengenai bahayanya kenakalan remaja dan berita hohong yang kini buming dan menjamur di media sosial.

Setelah pelaksanaan upacara bendera  Sabaruddin beserta para guru dan pelajar langsung mendeklarasikan Menolak Hoax dan Ujaran Kebencian.(nirwan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.