Saturday, October 24, 2026
  • Login
Inipasti
  • Home
  • News
    • All
    • Bencana Alam
    • Berita
    • Citizen Reporter
    • Fenomena
    • Kebakaran
    • Politics
    • Science
    • World

    Dua Mantan Dekan FE Unismuh Kenang Mahmud Nuhung, Sosok Dermawan yang Tak Pernah Lelah Membantu

    Ketua PGRI Makassar: Mahmud Nuhung Mengabdi untuk Pendidikan dan Mencerdaskan Bangsa

    10 Alasan Asics Gel Nimbus 27 Jadi Sepatu Cushioning Paling Nyaman Tahun Ini

    Polisi Tertibkan Lahan BMKG di Tangsel yang Dikuasai Ormas, 17 Orang Ditangkap

    Polisi Tertibkan Lahan BMKG di Tangsel yang Dikuasai Ormas, 17 Orang Ditangkap

    Tiga Mahasiswa Prodi Kesos Sabet Gelar Terbaik pada Ramah Tamah FDK UIN Alauddin Makassar

    Tiga Mahasiswa Prodi Kesos Sabet Gelar Terbaik pada Ramah Tamah FDK UIN Alauddin Makassar

    RS Indonesia di Gaza Ditutup Akibat Serangan Intensif Israel, Puluhan Pasien Terjebak

    RS Indonesia di Gaza Ditutup Akibat Serangan Intensif Israel, Puluhan Pasien Terjebak

    LLI Sulawesi Selatan Aktif Berpartisipasi di Kegiatan Senam dan Pemeriksaan Kesehatan Lansia

    LLI Sulawesi Selatan Aktif Berpartisipasi di Kegiatan Senam dan Pemeriksaan Kesehatan Lansia

    Delapan Rumah Terbakar di Jl. Andi Tonro 6, 62 Jiwa Terdampak

    Delapan Rumah Terbakar di Jl. Andi Tonro 6, 62 Jiwa Terdampak

    PPP Buka Peluang Ubah Syarat Caketum Jelang Muktamar 2025, Nama Eksternal Menguat

    PPP Buka Peluang Ubah Syarat Caketum Jelang Muktamar 2025, Nama Eksternal Menguat

    Kontroversi Pengamanan Kejaksaan oleh TNI: Antara Supremasi Sipil dan Sinergi Antar-Lembaga

    Kontroversi Pengamanan Kejaksaan oleh TNI: Antara Supremasi Sipil dan Sinergi Antar-Lembaga

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum & Kriminal
  • Sains & Teknologi
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • All
    • Bencana Alam
    • Berita
    • Citizen Reporter
    • Fenomena
    • Kebakaran
    • Politics
    • Science
    • World

    Dua Mantan Dekan FE Unismuh Kenang Mahmud Nuhung, Sosok Dermawan yang Tak Pernah Lelah Membantu

    Ketua PGRI Makassar: Mahmud Nuhung Mengabdi untuk Pendidikan dan Mencerdaskan Bangsa

    10 Alasan Asics Gel Nimbus 27 Jadi Sepatu Cushioning Paling Nyaman Tahun Ini

    Polisi Tertibkan Lahan BMKG di Tangsel yang Dikuasai Ormas, 17 Orang Ditangkap

    Polisi Tertibkan Lahan BMKG di Tangsel yang Dikuasai Ormas, 17 Orang Ditangkap

    Tiga Mahasiswa Prodi Kesos Sabet Gelar Terbaik pada Ramah Tamah FDK UIN Alauddin Makassar

    Tiga Mahasiswa Prodi Kesos Sabet Gelar Terbaik pada Ramah Tamah FDK UIN Alauddin Makassar

    RS Indonesia di Gaza Ditutup Akibat Serangan Intensif Israel, Puluhan Pasien Terjebak

    RS Indonesia di Gaza Ditutup Akibat Serangan Intensif Israel, Puluhan Pasien Terjebak

    LLI Sulawesi Selatan Aktif Berpartisipasi di Kegiatan Senam dan Pemeriksaan Kesehatan Lansia

    LLI Sulawesi Selatan Aktif Berpartisipasi di Kegiatan Senam dan Pemeriksaan Kesehatan Lansia

    Delapan Rumah Terbakar di Jl. Andi Tonro 6, 62 Jiwa Terdampak

    Delapan Rumah Terbakar di Jl. Andi Tonro 6, 62 Jiwa Terdampak

    PPP Buka Peluang Ubah Syarat Caketum Jelang Muktamar 2025, Nama Eksternal Menguat

    PPP Buka Peluang Ubah Syarat Caketum Jelang Muktamar 2025, Nama Eksternal Menguat

    Kontroversi Pengamanan Kejaksaan oleh TNI: Antara Supremasi Sipil dan Sinergi Antar-Lembaga

    Kontroversi Pengamanan Kejaksaan oleh TNI: Antara Supremasi Sipil dan Sinergi Antar-Lembaga

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum & Kriminal
  • Sains & Teknologi
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
Inipasti
No Result
View All Result
Home Sains & Teknologi

Zoom Dikritik Karena Tidak Melindungi Pelanggan yang Tidak Berlangganan  

June 5, 2020
in Sains & Teknologi
Zoom,DIkritik,Karena,Tidak,Melindungi

Post Views: 36

INIPASTI.COM, JAKARTA – Kebijakan keamanan terbaru milik layanan konferensi video yakni Zoom dikritik karena tidak melindungi pelanggan yang tidak bangganan dengan end-to-end encryption. Zoom hanya menerapkan kebijakan ini kepada pengguna berlangganan sehingga seluruh kegiatan mereka terjamin aman.

Dilansir dilaman CNN, Hujan kritik kepada Zoom itu terjadi di platform media sosial Twitter, banyak pengamat keamanan digital yang mengeluarkan pendapat mereka.

Pat Walshe, pengamat perlindungan data, privasi, dan hak asasi manusia dari Privacy Matters lewat cuitannya mengatakan ;

Zoom menerapkan kebijakan yang ‘aneh’ dan ia menilai perusahaan yang digawangi Eric Yuan itu menganggap pelanggan yang tidak berbayar berpotensi menjadi pelaku kejahatan siber.

“Ini adalah kebijakan yang aneh. Zoom. Mungkin mereka mengatakan, ‘Semua pengguna bebas (tidak berbayar) hanyalah penjahat potensial.

Anda tidak layak mendapatkan perlindungan e2e (end-to-end encryption)’,” cuit Walshe lewat akun @PrivacyMatters.

Selain itu penggiat digital Charlie Miller meminta kepada Zoom untuk menerapkan kebijakan enkripsi untuk semua pengguna. Ia pun berpendapat meskipun pelanggan berbayar keamanan datanya terjamin, tetapi perusahaan akan tetap menyerahkan data mereka ke FBI (Federal Bureau of Investigation).

“Ingat, jika Anda ingin membayar untuk Zoom, mereka akan dengan senang hati menyerahkan panggilan Anda (data) ke FBI. Tak masalah seberapa bagus kripto jika Anda tidak bisa menyalakannya. Enkripsi e2e untuk semua pengguna,” tegas Miller.

Menanggapi kritikan tersebut, konsultan sektor keamanan dan privasi Zoom yakni mantan Kepala Keamanan Facebook Alex Stamos pun buka suara melalui akun Twitter pribadinya @alexstamos, seperti dikutip Tech Crunch.

Stamos berdalih Zoom saat ini tengah menawarkan kebijakan enkripsi ujung ke ujung di tingkat bisnis dan perusahaan bukan kepada pengguna mandiri.

“Keputusan manajemen Zoom saat ini adalah untuk menawarkan enkripsi ujung ke ujung ke tingkat bisnis dan perusahaan, bukan ke tingkat pengguna mandiri.

Poin kuncinya, organisasi yang memiliki rencana bisnis tetapi tidak berbayar misalnya sekolah, juga akan memiliki enkripsi ujung ke ujung,” kata Stamos.

“Apakah ini (kebijakan enkripsi ujung ke ujung pengguna premium) akan menghilangkan semua penyalahgunaan? Tidak, tetapi karena sebagian kasus berasal dari pengguna layanan mandiri (yang tidak berbayar) dengan identitas palsu, ini akan menciptakan gesekan dan mengurangi bahaya,” sambungnya.

Di sisi lain, juru bicara Zoom mengatakan mereka berusaha untuk menyeimbangkan kebijakan enkripsi ujung ke ujung itu untuk melindungi kelompok rentan seperti anak-anak.

Maka dari itu perusahaan menyediakan enkripsi untuk pengguna yang identitas akun Zoom-nya sudah terverifikasi.

Juru bicara Zoom mengatakan rencana enkripsi ujung ke ujung Zoom menyeimbangkan privasi penggunannya dengan keselamatan kelompok rentan, termasuk anak-anak dan korban kejahatan rasial.

“Kami berencana untuk menyediakan enkripsi ujung ke ujung kepada pengguna yang dapat kami verifikasi identitasnya, sehingga membatasi kerugian bagi kelompok rentan ini,” jelas juru bicara Zoom dikutip The Verge.

“Pengguna gratis mendaftar dengan alamat email yang tidak memberikan informasi yang cukup untuk memverifikasi identitas,” lanjutnya.

Kebijakan E2EE tak hanya bisa dinikmati pengguna berbayar, mereka juga dapat mengalihkan panggilan ke data center (pusat data) yang ada di sembilan wilayah dan sudah mulai diimplementasikan pada 18 April 2020.

Kesembilan wilayah tersebut antara lain Australia, Kanada, China, Eropa, India, Jepang, Hong Kong, Amerika Latin dan Amerika Serikat.

“Mulai 18 April, setiap pelanggan Zoom yang berbayar dapat memilih atau keluar dari wilayah pusat data tertentu. Ini akan menentukan server rapat dan konektor Zoom yang dapat digunakan untuk terhubung ke webinar yang Anda hosting dan memastikan layanan kualitas terbaik,” tulis Pendiri dan CEO Zoom, Eric Yuan di laman blog resmi Zoom.

“Opsi ini memberikan kontrol yang lebih besar terhadap data dengan jaringan global kami,” sambungnya.

Kebijakan ini dilakukan buntut dari laporan The Citizen Lab yang mengungkapkan bahwa selama ini Zoom menggunakan kunci AES-256 untuk mengenkripsi audio dan video saat pengguna menggunakan layanan mereka dan dikirim ke server pusat di China.

Lebih lanjut, laporan The Citizen Lab mengungkapkan bahwa Zoom memiliki 700 karyawan dari tiga perusahaan berbeda di China untuk mengembangkan layanan. Temuan ini dinilai sebagai upaya Zoom untuk melakukan arbitrase tenaga kerja (syakhruddin)

Bagikan:

  • Share on X (Opens in new window) X
  • Share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • More
  • Share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Share on Tumblr (Opens in new window) Tumblr
  • Share on Pinterest (Opens in new window) Pinterest
  • Email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Share on Reddit (Opens in new window) Reddit
  • Print (Opens in new window) Print

Like this:

Like Loading…

Related

Inipasti

© 2026 inipasti.com - Hanya yang pasti-pasti aja inipasti.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Kode Etik

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

© 2026 inipasti.com - Hanya yang pasti-pasti aja inipasti.

%d