Tekad Mulia Jemaah Haji Termuda Pangkep Sepulang dari Tanah Suci

Jemaah Haji Termuda Kabupaten Pangkep saat berada di Masjid Nabawi, Kota Madinah. (Foto : khusus Inipasti.com)
Top Ad

INIPASTI.COM, SUDIANG – Setiap orang mempunyai resolusi atau ketetapan diri untuk berubah menjadi lebih baik. Begitu pula dengan jemaah haji termuda Kabupaten Pangkep, Hijriani Hijar (22). Terlebih lagi, dia baru saja tiba dari menunaikan rukun Islam yang kelima di tanah suci.

“Harapan saya setelah berhaji bisa mengubah perilaku saya sehari-hari menjadi lebih baik,” ujar gadis kelahiran Makassar, 23 Januari 1997 ini saat tiba di Asrama Haji Sudiang, Minggu, (15/9/2019).

Hijriani Hijar saat tiba di Asrama Haji Sudiang, Minggu, (15/9/2019). (Foto :Sule)

Harapan itu seiring dengan tekadnya untuk menjaga kemabruran hajinya. Sebagaimana salah satu ciri haji yang mabrur adalah menjadi pribadi yang lebih baik lagi dari sebelumnya.

Baca Juga:  Sambut Jemaah Haji Sidrap, Kakanwil : Buktikan Kemabruran Haji Kalian

Riany -sapaan akrabnya- juga bertekad untuk membahagiakan kedua orangtuanya. Meskipun menurutnya dia tidak bisa membalas semua jasa-jasa ibu dan bapaknya, dia tetap berharap bisa menjadi anak yang berbakti untuk keduanya. Apatah lagi, orangtuanya lah yang mendaftarkannya haji pada 2009 silam.

“Semoga saya menjadi orang yang sukses karena harapan terbesarku adalah bisa membahagiakan kedua orangtua ku,” doa putri pasangan Hijar dan Sugiati ini.

Alumnus Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia(UMI) ini juga tak melupakan petugas dan jemaah haji kloter 40 Debarkasi Makassar. Karena berkat kekompakan dari seluruh jemaah haji, dia bisa mencium Hajar Aswad dan berziarah ke makam Nabi Muhammad SAW di Raodah.

Baca Juga:  Dana Haji Untuk Infrastruktur, Agus AN: Boleh Asal Sesuai Aturan
Hijriani Hijar saat ditemui awak media usai penerimaan jemaah haji Kloter 50 Debarkasi Makassar, Minggu, (15/9/2019). (Foto : Sule)

“Kebaikan dari ketua kloter 40, pembimbing haji kloter 40, tim kesehatan kloter 40 dan semua jemaah haji kloter 40, kebaikannya tidak bisa saya lupakan,” tutupnya. (Sule)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.