DPC FPPI Jeneponto Fokus Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan

Istri Bupati Jeneponto Hj Hamsiah Iksan SE (tengah) ketika pelantikan FPPI, Senin (5/12/2016) di Hotel Clarion. (Foto: istimewa)
Top Ad

INIPASTI.COM, MAKASSAR– Ketua Dewan Pimpinan Cabang Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Kabupaten Jeneponto, Hj Hamsiah Iksan SE, masa bakti 2016–2021 siap untuk bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Jeneponto dalam menopang seluruh kegiatan pemerintah kabupaten, khususnya yang terkait dengan program pemberdayaan perempuan.

Istri bupati Jeneponto yang didampingi Wakil Ketua Hj Sadariah Mukhtar SH MSi, Ir Ginawati dan Sekretarisnya, Ferawati Azis SS MPd dan Bendahara FPPI Jeneponto Nirmala Syuaib ST MM kepada wartawan, Senin (5/12/2016), di hotel Clarion usai dilantik mengatakan, FPPI Jeneponto akan fokus pada tiga program utama pemberdayaan perempuan.

Ketiga program pemberdayaan yang dimaksud anak mantan Bupati Bantaeng, Andi Mallingkai Maknum ini, adalah Bidang Ekonomi Kerakyatan, khususnya bagi perempuan marginal Jeneponto dalam menjalankan usaha ekonominya dengan jalan membantu dalam permodalan. Selain itu FPPI Jeneponto juga akan melakukan pelatihan keterampilan bagi warga desa yang masih tergolong tertinggal.

Baca Juga:  Armada DAMKAR Makassar, Cepat dan Tanggap

Program kedua, fokus pada bidang pendidikan, terutama pendidikan kecakapan hidup perempuan (PKHP) dalam rangka upaya pemberantasan kemiskinan. Juga akan berperan membantu masyarakat desa dalam upaya PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini, red). Program lainnya juga di bidang pendidikan politik hukum dan HAM.

FPPI Jeneponto tidak hanya sebatas dalam pelatihan, tetapi dia juga siap untuk mengadvokasi perempuan terkait dengan masalah hukum dan juga akan menghapuskan segala tindak kekerasan dalam rumah tangga di Jeneponto.

Baca Juga:  Pj Wali Kota Ajak Masyarakat Dukung Peringatan HKN

Terkait dengan masalah pemberdayaan ekonomi kerakyatan bagi perempuan di Jeneponto, Hamsiah Iksan, sangat berterima kasih kepada pemerintah Kabupaten Jeneponto yang selama ini memberikan perhatian yang luar biasa bagi pengembangan UKM-UKM perempuan marginal di Jeneponto.

“Sekarang ini ada sekitar 160 UKM di Jeneponto yang sudah mendapatkan bantuan pembinaan dari pemerintah, baik dari bantuan peralatannya, juga dalam membantu proses kemasannya. Di Jeneponto ini tumbuh pesat adalah usaha kuliner,” tandas ibu empat anak ini yang diamini oleh anggota FPPI Jeneponto yang baru dilantik.

Sinergitas program yang dibangun FPPI Jeneponto dengan pemerintah sejalan dengan harapan Wakil Gubernur Sulsel, H Agus Arifin Nu’mang saat memberikan sambutan sebelum pelantikan 9 DPC FPPI Kabupaten dan Kota se-Sulsel masa bakti 2016-2021, Senin (5/12/2016) di Hotel Clarion.

Baca Juga:  Maraknya Pernikahan Usia Dini, Menteri P3A: Itu Tidak Diperbolehkan!

Wagub yang juga calon gubernur Sulsel periode mendatang mengharapkan FPPI Kabupaten dan Kota se-Sulsel dalam melaksanakan program kiranya bersinergi dengan pemerintah kabupaten maupun kota. Wagub sangat optimis program FPPI yang disinergikan dengan program pemerintah bisa berjalan sukses.

Dari sembilan DPC FPPI Kabupaten dan Kota se-Sulsel yang dilantik oleh Ketua DPD FPPI Sulsel, Hj Andi Bulan Purnama Nanda adalah DPC FPPI Jeneponto, DPC FPPI Bulukumba, DPC FPPI Selayar, DPC FPPI Toraja Utara, DPC FPPI Wajo, DPC FPPI Bone, DPC FPPI Soppeng, DPC FPPI Enrekang, dan DPC FPPI Makassar.