Inipasti
Advertisement
  • Home
  • News
    • All
    • Bencana Alam
    • Berita
    • Citizen Reporter
    • Fenomena
    • Kebakaran
    • Politics
    • Science
    • World

    10 Alasan Asics Gel Nimbus 27 Jadi Sepatu Cushioning Paling Nyaman Tahun Ini

    Polisi Tertibkan Lahan BMKG di Tangsel yang Dikuasai Ormas, 17 Orang Ditangkap

    Polisi Tertibkan Lahan BMKG di Tangsel yang Dikuasai Ormas, 17 Orang Ditangkap

    Tiga Mahasiswa Prodi Kesos Sabet Gelar Terbaik pada Ramah Tamah FDK UIN Alauddin Makassar

    Tiga Mahasiswa Prodi Kesos Sabet Gelar Terbaik pada Ramah Tamah FDK UIN Alauddin Makassar

    RS Indonesia di Gaza Ditutup Akibat Serangan Intensif Israel, Puluhan Pasien Terjebak

    RS Indonesia di Gaza Ditutup Akibat Serangan Intensif Israel, Puluhan Pasien Terjebak

    LLI Sulawesi Selatan Aktif Berpartisipasi di Kegiatan Senam dan Pemeriksaan Kesehatan Lansia

    LLI Sulawesi Selatan Aktif Berpartisipasi di Kegiatan Senam dan Pemeriksaan Kesehatan Lansia

    Delapan Rumah Terbakar di Jl. Andi Tonro 6, 62 Jiwa Terdampak

    Delapan Rumah Terbakar di Jl. Andi Tonro 6, 62 Jiwa Terdampak

    PPP Buka Peluang Ubah Syarat Caketum Jelang Muktamar 2025, Nama Eksternal Menguat

    PPP Buka Peluang Ubah Syarat Caketum Jelang Muktamar 2025, Nama Eksternal Menguat

    Kontroversi Pengamanan Kejaksaan oleh TNI: Antara Supremasi Sipil dan Sinergi Antar-Lembaga

    Kontroversi Pengamanan Kejaksaan oleh TNI: Antara Supremasi Sipil dan Sinergi Antar-Lembaga

    Tragedi Ledakan Pemusnahan Amunisi di Garut: 13 Korban Meninggal Dunia, Termasuk 4 Prajurit TNI

    Tragedi Ledakan Pemusnahan Amunisi di Garut: 13 Korban Meninggal Dunia, Termasuk 4 Prajurit TNI

    Tragedi Ledakan di Garut: 11 Orang Tewas dalam Pemusnahan Amunisi TNI

    Tragedi Ledakan di Garut: 11 Orang Tewas dalam Pemusnahan Amunisi TNI

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum & Kriminal
  • Sains & Teknologi
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • All
    • Bencana Alam
    • Berita
    • Citizen Reporter
    • Fenomena
    • Kebakaran
    • Politics
    • Science
    • World

    10 Alasan Asics Gel Nimbus 27 Jadi Sepatu Cushioning Paling Nyaman Tahun Ini

    Polisi Tertibkan Lahan BMKG di Tangsel yang Dikuasai Ormas, 17 Orang Ditangkap

    Polisi Tertibkan Lahan BMKG di Tangsel yang Dikuasai Ormas, 17 Orang Ditangkap

    Tiga Mahasiswa Prodi Kesos Sabet Gelar Terbaik pada Ramah Tamah FDK UIN Alauddin Makassar

    Tiga Mahasiswa Prodi Kesos Sabet Gelar Terbaik pada Ramah Tamah FDK UIN Alauddin Makassar

    RS Indonesia di Gaza Ditutup Akibat Serangan Intensif Israel, Puluhan Pasien Terjebak

    RS Indonesia di Gaza Ditutup Akibat Serangan Intensif Israel, Puluhan Pasien Terjebak

    LLI Sulawesi Selatan Aktif Berpartisipasi di Kegiatan Senam dan Pemeriksaan Kesehatan Lansia

    LLI Sulawesi Selatan Aktif Berpartisipasi di Kegiatan Senam dan Pemeriksaan Kesehatan Lansia

    Delapan Rumah Terbakar di Jl. Andi Tonro 6, 62 Jiwa Terdampak

    Delapan Rumah Terbakar di Jl. Andi Tonro 6, 62 Jiwa Terdampak

    PPP Buka Peluang Ubah Syarat Caketum Jelang Muktamar 2025, Nama Eksternal Menguat

    PPP Buka Peluang Ubah Syarat Caketum Jelang Muktamar 2025, Nama Eksternal Menguat

    Kontroversi Pengamanan Kejaksaan oleh TNI: Antara Supremasi Sipil dan Sinergi Antar-Lembaga

    Kontroversi Pengamanan Kejaksaan oleh TNI: Antara Supremasi Sipil dan Sinergi Antar-Lembaga

    Tragedi Ledakan Pemusnahan Amunisi di Garut: 13 Korban Meninggal Dunia, Termasuk 4 Prajurit TNI

    Tragedi Ledakan Pemusnahan Amunisi di Garut: 13 Korban Meninggal Dunia, Termasuk 4 Prajurit TNI

    Tragedi Ledakan di Garut: 11 Orang Tewas dalam Pemusnahan Amunisi TNI

    Tragedi Ledakan di Garut: 11 Orang Tewas dalam Pemusnahan Amunisi TNI

    Trending Tags

    • Donald Trump
    • Future of News
    • Climate Change
    • Market Stories
    • Election Results
    • Flat Earth
  • Politik
  • Pendidikan
  • Hukum & Kriminal
  • Sains & Teknologi
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
Inipasti
No Result
View All Result
Home Analisis

Drama Politik Para Elite

Inipasti by Inipasti
August 1, 2016
in Analisis, Headline
0
Drama Politik Para Elite

INIPASTI.COM, KARENA politik adalah seni permainan untuk menguasai sebanyak mungkin sumber daya, maka etika, moral, prinsip dan idiologi seringkali dipertukarkan sesuai tujuan politik. Dalam politik, pertukaran nilai-nilai adalah bagian yang selalu melekat pada setiap manuver dan tindakan politik para politisi. Itu sebabnya, politisi membutuhkan arena dan momentum yang sesuai. Kelihaian memilih panggung dan menggunakan waktu yang tepat menjadi syarat pencapaian tujuan politik.

Menarik disimak, sejumlah adegan politik para elite yang terjadi akhir-akhir ini, terutama menjelang Pilkada serentak 2017, 2018, Pileg dan Pilpres 2019. Ada dua nama yang paling sering dikaitkan dengan drama politik: Jokowi dan Ahok.

Pada 27 Juli yang lalu, Jokowi melakukan reshuffle yang kedua, dalam dua tahun kepemimpinannya. Sementara Ahok melakukan berbagai adegan politik, salah satunya, memastikan dirinya maju melalui jalur partai politik, setelah lama tidak memercayai kekuatan parpol. Atas keputusan Ahok itu, teman-teman Ahok meradang, meskipun akhirnya dapat memahami keputusan politik Ahok.

Dua drama politik ini nyaris terjadi bersamaan, setelah sebelumnya Ahok memperlihatkan kesaktiannya “melawan” Menko Kemaritiman Rizal Ramli, yang kemudian terhempas dari kabinet Jokowi.

Menurut Imam Mujahidin peneliti Sosiologi Kekuasaan Unhas, sikap Jokowi cenderung membangkitkan rangkaian tafsiran terus mengalir, mencoba terjemahkan gerak-gerik politik para elite kita. Ada yang bilang reshuffle ini untuk membersihkan anggota kabinet dari faksi-faksi sekecil apapun, menghadapi 2019. Kebetulan kita dapat melihat semua menteri yang dekat dengan JK dibersihkan, anak-anak yang berlatar belakang HMI itu hampir semuanya diganti; Anis Baswedan, Yudy Crisnandi, dan Fery Mursidan Baldan. Itu juga yang dialami menteri profesional yang cukup lengket dengan JK, Sudirman Said. Sofyan Djalil yang sangat dikenal dekat dengan JK sudah menduduki tiga posisi menteri dalam dua tahun pemerintahan Jokowi. Bisa jadi, tukar menukar posisi menteri sebagai bagian untuk mengingatkan orangnya JK untuk tidak macam-macam.

Secara terbuka Jokowi lantang menyebutkan reshuffle ini untuk kepentingan perbaikan ekonomi, yang terus mengalami kegetiran. Dia juga mengatakan, kabinetnya tidak boleh gaduh. Sebagai orang Jawa Jokowi terbiasa menyelesaikan masalah dengan cara harmoni, dibicarakan diam-diam. Ignasius Jonan dan Rizal Ramli korban dari prinsip ini. Ada dua menteri lain yang suka gaduh di ruang publik yang masih bertahan, Yassona Laoly dan Imam Nahrawi. Keduanya dibentengi oleh partai politik yang mendukung Jokowi, PDIP dan PKB. Demikian Imam Mujahidin menjelaskan soal alasan reshuffle Pemerintahan Jokowi.

Menghadirkan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan, bisa menimbulkan banyak tanya. Sri menganut faham “kanan” lebih pada makro stabilitas, dengan gaya bill out keuangan. Jokowi cenderung sangat kiri, bicara soal mikro ekonomi, kemiskinan dan pemerataan. Dua hal yang terkesan antagonistis, etosnya berbeda.

Dari sekian fakta reshuffle itu, apakah ada drama politik di baliknya. Apakah betul, satu-satunya alasan membongkar pasang menteri untuk memperkuat stabilitas ekonomi? Banyak yang berpendapat lain. Nuansanya sangat politis. Jokowi hendak berikrar kepada publik, setelah dia mengontrol Golkar, dia telah menguasai elite politik Indonesia. Jokowi tidak hanya memiliki JK dan Megawati, yang sewaktu-waktu bisa mengancamnya. Tapi kini Jokowi sudah menggenggam Golkar dengan seluruh turunannya (Nasdem dan Hanura).

“Itu sebabnya dia memasukkan Wiranto, paling tidak untuk mengimbangi kuasa tunggalnya Luhut Panjaitan,” lanjut Imam Mujahidin.

Sampai di sini tarian politik nasional semakin berwarna. Karakter aslinya Jokowi sebagai orang Jawa Solo, yang sangat menjaga keharmonisan kian tampak. Tapi apakah PDIP, Megawati dan JK akan berdiam diri? Apakah PDIP tidak merasa lapangan politiknya diokupasi perlahan-lahan oleh penumpang gelap?

“PKB menyebut Golkar seperti burung di musim panen,” tambah Imam.

Kegundahan PDIP akan vulgar terlihat pada saat PDIP melakukan pilihan pada Pilkada DKI. Kalau PDIP mengusung kandidat lain (bukan Ahok), maka itu pertanda, diam-diam PDIP berpikir lain terhadap tindakan Politik Jokowi dan Ahok. Apalagi kalau PDIP bersepakat dengan PKS untuk mendorong kandidat lain melawan Ahok. Bahkan di sana PDIP akan mulai menyerang secara sembunyi-sembunyi kekuatan Jokowi dan Ahok.

“Kita akan menunggu episode sinetron politik selanjutnya,” pungkas Imam Mujahidin.

Bagikan:

  • Click to share on X (Opens in new window) X
  • Click to share on Facebook (Opens in new window) Facebook
  • Click to share on WhatsApp (Opens in new window) WhatsApp
  • Click to share on Telegram (Opens in new window) Telegram
  • More
  • Click to share on LinkedIn (Opens in new window) LinkedIn
  • Click to share on Tumblr (Opens in new window) Tumblr
  • Click to share on Pinterest (Opens in new window) Pinterest
  • Click to share on Pocket (Opens in new window) Pocket
  • Click to email a link to a friend (Opens in new window) Email
  • Click to share on Reddit (Opens in new window) Reddit
  • Click to print (Opens in new window) Print

Like this:

Like Loading...

Related

Tags: ahokdrama politikelitJokowi
Inipasti

© 2024 inipasti.com - Hanya yang pasti-pasti aja inipasti.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politics
    • Business
    • World
    • Science
  • Entertainment
    • Gaming
    • Music
    • Movie
    • Sports
  • Tech
    • Apps
    • Gear
    • Mobile
    • Startup
  • Lifestyle
    • Food
    • Fashion
    • Health
    • Travel

© 2024 inipasti.com - Hanya yang pasti-pasti aja inipasti.

%d